Selasa, 24 Desember 2013

Ruang Lingkup Jurnalisme Dakwah

Ruang lingkup jurnalisme dakwah terdiri dari:
§    Pesan
§    Media


1.   Pesan
     Pesan dalam jurnalisme dakwah berupa tulisan jurnalistik yang bermuatan dakwah. Tulisan jurnalistik ini terdiri dari dua macam, yaitu:
v News = berita, feature
 Berita adalah laporan peristiwa yang bersifat aktual, faktual, penting dan menarik. Dalam berita tidak boleh ada opini jurnalis. Kalaupun ada opini hanyalah opini narasumber yang ditandai dengan kutipan hasil wawancara. Nilai berita yaitu “ KONFLIK”.
 Feature adalah cerita khas kreatif yang berpijak pada jurnalistik sastra tentang suatu situsi, keadaan, atau aspek kehidupan, dengan bertujuan untuk memberi informasi sekaligus menghibur khalayak media massa.
v Views = artikel, kolom, editorial
Artikel adalah tulisan tentang suatu masalah dan pendapat penulisnya yang dimuat di media massa cetak.
    Kolom yaitu tulisan lepas berisi opini seseorang yang lebih banyak menekankan aspek pengamatan dan pemaknaan terhadap suatu persoalan atau keadaan yang terdapat dalam masyarakat.
Editorial berupa tajuk rencana; artikel dalam surat kabar atau majalah yang mengungkapkan pendirian editor atau pimpinan surat kabar atau majalah tersebut mengenai beberapa pokok masalah.
Artikel dakwah = tulisan tentang masalah keislaman baik berupa ajaran maupun pengetahuannya.

Tujuan Pesan Dalam Jurnalistik Dakwah
         Tujuan pesan dalam jurnalistik dakwah adalah untuk menyampaikan segala perkara yang menyeru kepada makruf dan melarang kepada kemungkaran dengan menuntun, memberi petunjuk serta mengamalkan ajaran-ajaran Islam.
     
2.   Media
Dalam media dikenal istilah “citizen jurnalism” yang berarti jurnalisme masyarakat. Media dalam dunia pers Islam memiliki audience yang khusus orang-orang Islam. Bentuk media jurnalistik dakwah yaitu:
         i.   Media cetak = buletin masjid, mading mesjid, koran, majalah, tabloid dan lainnya.
       ii.   Media elektronik = radio dan televisi
     iii.   Media virtual        = Islam virtual (pesantren virtual, pers Islam virtual,software Islam virtual, referensi Islam virtual, komunitas Islam virtual, dan masjid virtual).

*             Islam virtual berarti Islam online (maya). Islam virtual menjadi mimbar virtual dengan jurnalisme online yakni berita yang ada diinternet.

Bentuk Jurnalisme Online

  1.  Pers (versi cetak lalu ada onlinenya atau khusus online seperti www.detik.com).
  2. Social networking (facebook, twitter)

Sifat Jurnalisme Dakwah
v  Brevity (ringkas)
v  Adaptability (adaptasi)
v  Storage and retriefal (tempat penyimpanan)
v   Immarse (mudah dicerna)
v  Community (komunitas online)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar