Ruang
Lingkup Jurnalisme Dakwah
Ruang
lingkup jurnalisme dakwah terdiri dari:
§ Pesan
§ Media
1.
Pesan
Pesan dalam jurnalisme dakwah
berupa tulisan jurnalistik yang bermuatan dakwah. Tulisan jurnalistik ini
terdiri dari dua macam, yaitu:
v News =
berita, feature
Berita
adalah laporan peristiwa yang bersifat aktual, faktual, penting dan menarik.
Dalam berita tidak boleh ada opini jurnalis. Kalaupun ada opini hanyalah opini
narasumber yang ditandai dengan kutipan hasil wawancara. Nilai berita yaitu “
KONFLIK”.
Feature
adalah cerita khas kreatif yang berpijak pada jurnalistik sastra tentang suatu
situsi, keadaan, atau aspek kehidupan, dengan bertujuan untuk memberi informasi
sekaligus menghibur khalayak media massa.
v Views
= artikel, kolom, editorial
Artikel
adalah tulisan tentang suatu masalah dan pendapat penulisnya yang dimuat di
media massa cetak.
Kolom
yaitu tulisan lepas berisi opini seseorang yang lebih banyak menekankan aspek
pengamatan dan pemaknaan terhadap suatu persoalan atau keadaan yang terdapat
dalam masyarakat.
Editorial
berupa tajuk rencana; artikel dalam surat kabar atau majalah yang mengungkapkan
pendirian editor atau pimpinan surat kabar atau majalah tersebut mengenai
beberapa pokok masalah.
Artikel
dakwah = tulisan tentang masalah keislaman baik berupa ajaran maupun
pengetahuannya.
Tujuan Pesan
Dalam Jurnalistik Dakwah
Tujuan pesan dalam jurnalistik dakwah
adalah untuk menyampaikan segala perkara yang menyeru kepada makruf dan
melarang kepada kemungkaran dengan menuntun, memberi petunjuk serta mengamalkan
ajaran-ajaran Islam.
2.
Media
Dalam
media dikenal istilah “citizen jurnalism” yang berarti jurnalisme masyarakat.
Media dalam dunia pers Islam memiliki audience yang khusus orang-orang Islam.
Bentuk media jurnalistik dakwah yaitu:
i. Media
cetak = buletin masjid, mading mesjid, koran, majalah, tabloid dan lainnya.
ii. Media
elektronik = radio dan televisi
iii. Media
virtual = Islam virtual (pesantren
virtual, pers Islam virtual,software Islam virtual, referensi Islam virtual,
komunitas Islam virtual, dan masjid virtual).
Bentuk Jurnalisme
Online
- Pers (versi cetak lalu ada onlinenya atau khusus online seperti www.detik.com).
- Social networking (facebook, twitter)
Sifat Jurnalisme
Dakwah
v Brevity
(ringkas)
v Adaptability
(adaptasi)
v Storage
and retriefal (tempat penyimpanan)
v Immarse (mudah dicerna)
v Community
(komunitas online)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar