Selasa, 24 Desember 2013

Keutamaan Solat Berjemaah Dalam Masjid
1. Balasan Pahala kebaikan sebanyak 27 kali ganda.
Rasulullah (sallAllahu alayhi wasalam) bersabda: “Solat jema’ah lebih utama dari solat sendirian sebanyak 27 kali ganda”
(Al-Bukhari)

2. Setiap langkah menghapus dosa

3. Hanya dengan datang awal - duduk menunggu solat - kita akan mendapat pahala seakan-akan dalam solat

4. Malaikat berdoa untuk orang yang solat di masjid
Rasulullah, Muhammad (sallAllahu alayhi wasalam) bersabda: “Solat jema’ah melebihi solatnya seseorang di dalam rumahnya dan solatnya di dalam bilik sendiri sebanyak 25 kali ganda.
Jika seseorang dari kalian berwudhu lalu dia memperbagus wudhunya dan dia datang ke masjid semata-mata hanya untuk solat, maka tidaklah dia melangkahkan kakinya satu langkah pun melainkan Allah telah mengangkat darjatnya dan menghapus dosanya (untuk setiap langkah) sampai dia masuk masjid.
Apabila dia telah masuk masjid, maka dia sudah berada dalam (hitungan) solat selagi solat tersebut menahannya (di masjid); dan para malaikat akan berdoa untuknya selama dia masih berada di tempat Solat: “Ya Allah, ampunilah dosanya. Ya Allah, keruniailah dia selagi dia tidak berhadas.”
(Hadith Riwayat Al-Bukhari)

5. Janji daripada Allah - Balasan pahala yang hebat
Rasulullah bersabda, “Jika orang-orang mengetahui pahala yang ada pada (mengumandangkan) adzan dan (solat di) saf pertama, kemudian mereka tidak mendapat peluang (melakukan) tersebut kecuali hanya dengan mengadakan undian, maka mereka pasti mengadakan undian.
Jika mereka mengetahui pahala yang ada pada tahjir (datang pada awal waktu), nescaya mereka pasti akan berlumba untuk itu (solat pada waktu awal).
Jika mereka mengetahui pahala yang terdapat solat Isya’ dan solat Subuh, nescaya mereka pasti mendatanginya meskipun terpaksa merangkak (ke masjid)”
(Al-Bukhari)
Rasulullah bersabda: “Barangsiapa solat Isya’ secara berjemaah, maka (balasan pahalanya) seolah-olah dia telah mengerjakan solat separuh malam.
Dan barangsiapa solat Subuh secara berjemaah, maka seolah-olah dia telah mengerjakan solat sepanjang malam itu”
(Muslim)
Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya dua solat ini (Isya’ dan Subuh) adalah solat yang paling berat bagi kaum munafik. Seandainya kalian tahu (pahala dan kelebihan) yang terdapat di dalamnya, nescaya kalian pasti mendatanginya meskipun dengan terpaksa merangkak.
Sesungguhnya saf pertama itu laksana para malaikat. Seandainya kalian tahu keutamaanya, nescaya kalian pasti mendatanginya lebih awal.
Sesungguhnya salatnya seseorang bersama seseorang yang lainnya (secara berjemaah) itu lebih suci daripada solat sendirian, dan solat bersama dua orang lainnya itu lebih suci daripada solat bersama satu orang, dan (jema’ah) yang lebih banyak lagi itu lebih disukai oleh Allah”(Abu Dawud, An-Nasai)

6. Allah GEMBIRA menyambut hambanya datang ke Masjid
Rasulullah bersabda, “Tidaklah seorang Muslim berdiam di masjid untuk solat dan dzikir, melainkan Allah berseri-seri (gembira menyambut)nya, sebagaimana keluarga orang yang ditinggal berseri-seri menyambut kedatangan orang yang meninggalkan mereka” (Ibn Majah, sahih)

7. Janji sebuah rumah setiap kali pergi dan pulang ke masjid
Rasulullah bersabda, “Barangsiapa pergi dan pulang dari masjid, maka Allah menyediakan untuknya tempat di syurga setiap kali pergi dan pulangnya” (Al-Bukhari)

8. Amalan yang paling dicintai Allah - solat awal
Dari Abdullah ibn Mas’ud, dia berkata “Aku pernah bertanya kepada Nabi (SAW), ‘Amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah?’
Beliau menjawab, “Solat (tepat) pada waktunya”
Dia bertanya lagi “Lalu apa?” Beliau menjawab
“Kemudian, berbuat baik kepada kedua orang tua.”
Dia bertanya lagi: “Lalu apa?” Beliau menjawab lagi, “Jihad fi sabilillah”
(Al-Bukhari, Muslim)

9. Rasulullah murka kepada mereka yang tidak ingin keluar untuk menunaikan solat jemaah
Rasulullah bersabda, “Tidak ada solat yang paling berat bagi kaum munafik melebihi solat Subuh dan Isya’. Jika mereka tahu (kebaikan) yang ada pada keduanya, maka mereka pasti mendatanginya meski harus dengan merangkak.
Sungguh aku bermaksud menyuruh mu’adzzin untuk iqamat lalu aku menuruh seseorang untuk mengimami jama’ah, kemudian aku akan mengambil obor api, lalu ku bakar rumah orang-orang yang tidak keluar untuk solat setelah itu”
(Al-Bukhari, Muslim)

10. Orang yang mencintai masjid dijanjikan naungan Allah pada Hari yang tiada naungan daripada kepanasan matahari selain daripada naungan-Nya
Rasulullah bersabda, “Tujuh (golongan) orang yang akan diberi naungan oleh Allah dalam naungan-Nya pada Hari (Qiyamat, di mana) tiada naungan melainkan naungan-Nya, iaitu:
1) Ketua/pemimpin yang adil

2) Seorang pemuda yang membesar sejak kecil dalam ibadah kepada Allah

3) seorang yang hatinya tergantung (cinta) kepada masjid-masjid

4) dua orang yang saling cinta-mencintai demi Allah - keduanya berjumpa dan berpisah kerana Allah

5) seseorang lelaki yang digoda oleh seorang perempuan bangsawan yang cantik, menolak godaan perempuan itu dan berkata “sesungguhnya aku Takut kepada Allah”

6) seseorang yang bersedekah dengan sembunyi sehinggakan tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dikeluarkan oleh tangan kanannya

7) seseorang yang ingat (/ berzikir) kepada Allah dalam keadaan bersendirian sehingga melelehkan airmata dari kedua matanya”
(Al-Bukhari, Muslim)

Daftar isi


Kewajiban dakwah & ancaman jika tidak berdakwah

Allah telah berfirman dalam beberapa surah antaranya:
1. Surah An-Nahl : 125
äí÷Š$# 4n<Î) È@Î6y y7În/u ÏpyJõ3Ïtø:$$Î/ ÏpsàÏãöqyJø9$#ur ÏpuZ|¡ptø:$# ( Oßgø9Ï»y_ur ÓÉL©9$$Î/ }Ïd ß`|¡ômr& 4 ¨bÎ) y7­/u uqèd ÞOn=ôãr& `yJÎ/ ¨@|Ê `tã ¾Ï&Î#Î6y ( uqèdur ÞOn=ôãr& tûïÏtGôgßJø9$$Î/ ÇÊËÎÈ

125.  Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah[845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

2. Surah Ali Imran : 104
`ä3tFø9ur öNä3YÏiB ×p¨Bé& tbqããôtƒ n<Î) ÎŽösƒø:$# tbrããBù'tƒur Å$rã÷èpRùQ$$Î/ tböqyg÷Ztƒur Ç`tã ̍s3YßJø9$# 4 y7Í´¯»s9'ré&ur ãNèd šcqßsÎ=øÿßJø9$# ÇÊÉÍÈ
104.  Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar[217]; merekalah orang-orang yang beruntung.
         Berdasarkan ayat-ayat di atas, telah dapat dijelaskan bahawa kita (sebagai da’i) sebagai umat Islam adalah diwajibkan untuk melakukan dakwah.

         Dalam konteks ilmu, penunaian kewajiban itu mensyaratkan kesempurnaan sehingga tidak terjebak pada asal menunaikan atau hanya mengikut kebiasaan saja.makna kewajiban telah diperluaskan menjadi wajib untuk umat Islam untuk mempelajari, menguasai dan mengembangkan ilmu dakwah, wajibnya orang menjadi da’i diikuti dengan kewajiban untuk menguasai ilmu kegiatan dakwah.

Ancaman Jika Tidak Berdakwah

Segala ancaman tidak berdakwah telah Allah SWT terangkan dalam beberapa ayat Al-Quran. Antaranya :
1. Surah Al-Baqarah : 174
¨bÎ) šúïÏ%©!$# tbqßJçFõ3tƒ !$tB tAtRr& ª!$# z`ÏB É=»tGÅ6ø9$# šcrçŽtIô±our ¾ÏmÎ/ $YYoÿsS ¸xÎ=s%   y7Í´¯»s9'ré& $tB šcqè=ä.ù'tƒ Îû óOÎgÏRqäÜç/ žwÎ) u$¨Z9$# Ÿwur ÞOßgßJÏk=x6ムª!$# tPöqtƒ ÏpyJ»uŠÉ)ø9$# Ÿwur ÷LÏiÅe2tムóOßgs9ur ë>#xtã íOŠÏ9r& ÇÊÐÍÈ
174.  Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang Telah diturunkan Allah, yaitu Al Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu Sebenarnya tidak memakan (Tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api[109], dan Allah tidak akan berbicara[110] kepada mereka pada hari kiamat dan tidak mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih.

2. Ali-Imran : 187
øŒÎ)ur xs{r& ª!$# t,»sVŠÏB tûïÏ%©!$# (#qè?ré& |=»tGÅ3ø9$# ¼çm¨Zä^ÍhŠu;çFs9 Ĩ$¨Z=Ï9 Ÿwur ¼çmtRqßJçGõ3s? çnrät7uZsù uä!#uur öNÏdÍqßgàß (#÷ruŽtIô©$#ur ¾ÏmÎ/ $YYoÿsS WxŠÎ=s% ( }§ø©Î7sù $tB šcrçŽtIô±o ÇÊÑÐÈ
187.  Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang Telah diberi Kitab (yaitu): "Hendaklah kamu menerangkan isi Kitab itu kepada manusia, dan jangan kamu menyembunyikannya," lalu mereka melemparkan janji itu[258] ke belakang punggung mereka dan mereka menukarnya dengan harga yang sedikit. Amatlah buruknya tukaran yang mereka terima.

3. Surah Al-Ahzab : 4
$¨B Ÿ@yèy_ ª!$# 9@ã_tÏ9 `ÏiB Éú÷üt7ù=s% Îû ¾ÏmÏùöqy_ 4 $tBur Ÿ@yèy_ ãNä3y_ºurør& Ï«¯»©9$# tbrãÎg»sàè? £`åk÷]ÏB ö/ä3ÏG»yg¨Bé& 4 $tBur Ÿ@yèy_ öNä.uä!$uŠÏã÷Šr& öNä.uä!$oYö/r& 4 öNä3Ï9ºsŒ Nä3ä9öqs% öNä3Ïdºuqøùr'Î/ ( ª!$#ur ãAqà)tƒ ¨,ysø9$# uqèdur Ïôgtƒ Ÿ@Î6¡¡9$# ÇÍÈ
4.  Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya; dan dia tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zhihar[1198] itu sebagai ibumu, dan dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). yang demikian itu hanyalah perkataanmu dimulutmu saja. dan Allah mengatakan yang Sebenarnya dan dia menunjukkan jalan (yang benar).

Daftar Isi
1. Drs. Enjang AS, M.Ag.,M.Si. Hajir Tajiri, M.Ag, Etika Dakwah. Bandung: Widya Pajadjaran, 2009

2. http://stmik-dipanegaramakassar.kpt.co.id/_q.php?