Kewajiban dakwah &
ancaman jika tidak berdakwah
Allah
telah berfirman dalam beberapa surah antaranya:
1. Surah
An-Nahl : 125
äí÷$# 4n<Î) È@Î6y y7În/u ÏpyJõ3Ïtø:$$Î/ ÏpsàÏãöqyJø9$#ur ÏpuZ|¡ptø:$# ( Oßgø9Ï»y_ur ÓÉL©9$$Î/ }Ïd ß`|¡ômr& 4 ¨bÎ) y7/u uqèd ÞOn=ôãr& `yJÎ/ ¨@|Ê `tã ¾Ï&Î#Î6y ( uqèdur ÞOn=ôãr& tûïÏtGôgßJø9$$Î/ ÇÊËÎÈ
125. Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan
hikmah[845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.
Sesungguhnya Tuhanmu dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat
dari jalan-Nya dan dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat
petunjuk.
2. Surah
Ali Imran : 104
`ä3tFø9ur öNä3YÏiB ×p¨Bé& tbqããôt n<Î) Îösø:$# tbrããBù'tur Å$rã÷èpRùQ$$Î/ tböqyg÷Ztur Ç`tã Ìs3YßJø9$# 4 y7Í´¯»s9'ré&ur ãNèd cqßsÎ=øÿßJø9$# ÇÊÉÍÈ
104. Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan
umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah
dari yang munkar[217]; merekalah orang-orang yang beruntung.
Berdasarkan ayat-ayat di atas, telah
dapat dijelaskan bahawa kita (sebagai da’i) sebagai umat Islam adalah
diwajibkan untuk melakukan dakwah.
Dalam konteks ilmu, penunaian kewajiban
itu mensyaratkan kesempurnaan sehingga tidak terjebak pada asal menunaikan atau
hanya mengikut kebiasaan saja.makna kewajiban telah diperluaskan menjadi wajib
untuk umat Islam untuk mempelajari, menguasai dan mengembangkan ilmu dakwah,
wajibnya orang menjadi da’i diikuti dengan kewajiban untuk menguasai ilmu
kegiatan dakwah.
Ancaman Jika Tidak Berdakwah
Segala
ancaman tidak berdakwah telah Allah SWT terangkan dalam beberapa ayat Al-Quran.
Antaranya :
1. Surah
Al-Baqarah : 174
¨bÎ) úïÏ%©!$# tbqßJçFõ3t !$tB tAtRr& ª!$# z`ÏB É=»tGÅ6ø9$# crçtIô±our ¾ÏmÎ/ $YYoÿsS ¸xÎ=s% y7Í´¯»s9'ré& $tB cqè=ä.ù't Îû óOÎgÏRqäÜç/ wÎ) u$¨Z9$# wur ÞOßgßJÏk=x6ã ª!$# tPöqt ÏpyJ»uÉ)ø9$# wur ÷LÏiÅe2tã óOßgs9ur ë>#xtã íOÏ9r& ÇÊÐÍÈ
174. Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan
apa yang Telah diturunkan Allah, yaitu Al Kitab dan menjualnya dengan harga
yang sedikit (murah), mereka itu Sebenarnya tidak memakan (Tidak menelan) ke
dalam perutnya melainkan api[109], dan Allah tidak akan berbicara[110] kepada
mereka pada hari kiamat dan tidak mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang
amat pedih.
2.
Ali-Imran : 187
øÎ)ur xs{r& ª!$# t,»sVÏB tûïÏ%©!$# (#qè?ré& |=»tGÅ3ø9$# ¼çm¨Zä^Íhu;çFs9 Ĩ$¨Z=Ï9 wur ¼çmtRqßJçGõ3s? çnrät7uZsù uä!#uur öNÏdÍqßgàß (#÷rutIô©$#ur ¾ÏmÎ/ $YYoÿsS WxÎ=s% ( }§ø©Î7sù $tB crçtIô±o ÇÊÑÐÈ
187. Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji
dari orang-orang yang Telah diberi Kitab (yaitu): "Hendaklah kamu
menerangkan isi Kitab itu kepada manusia, dan jangan kamu
menyembunyikannya," lalu mereka melemparkan janji itu[258] ke belakang
punggung mereka dan mereka menukarnya dengan harga yang sedikit. Amatlah
buruknya tukaran yang mereka terima.
3. Surah
Al-Ahzab : 4
$¨B @yèy_ ª!$# 9@ã_tÏ9 `ÏiB Éú÷üt7ù=s% Îû ¾ÏmÏùöqy_ 4 $tBur @yèy_ ãNä3y_ºurør& Ï«¯»©9$# tbrãÎg»sàè? £`åk÷]ÏB ö/ä3ÏG»yg¨Bé& 4 $tBur @yèy_ öNä.uä!$uÏã÷r& öNä.uä!$oYö/r& 4 öNä3Ï9ºs Nä3ä9öqs% öNä3Ïdºuqøùr'Î/ ( ª!$#ur ãAqà)t ¨,ysø9$# uqèdur Ïôgt @Î6¡¡9$# ÇÍÈ
4. Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi
seseorang dua buah hati dalam rongganya; dan dia tidak menjadikan istri-istrimu
yang kamu zhihar[1198] itu sebagai ibumu, dan dia tidak menjadikan anak-anak
angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). yang demikian itu hanyalah
perkataanmu dimulutmu saja. dan Allah mengatakan yang Sebenarnya dan dia
menunjukkan jalan (yang benar).
Daftar Isi
1. Drs. Enjang AS, M.Ag.,M.Si. Hajir Tajiri, M.Ag,
Etika Dakwah. Bandung: Widya Pajadjaran, 2009
2. http://stmik-dipanegaramakassar.kpt.co.id/_q.php?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar